Kurikulumpada aliran esensialisme yaitu kurikulum yang berpusat pada mata pelajaran.Penguasaan materi kurikulum tersebut merupakan dasar yang esensialisme general education.Tujuan nya ialah agar siswa bisa menjadi seorang yang berguna dan mampu dalam bidang yang dikuasainya.Terutama dalam mempelajari matematiak,ipa,sejarah Bahasa,seni,dan sastra.Dalam kehidupan belajar dengan tepat dan Ciriyang menonojol dari aliran khawarij adalah watak keras dalam menentukan suatu hukum. Hal ini disamping didukung oleh watak kerasnya akibat kondisi geografis gurun pasir, juga dibangun atas pemahaman tekstual atas dalil-dalil Al-Qur'an dan hadist, tak heran kalau aliran ini memiliki pandangan keras pula tentang status pelaku dosa besar. a Tujuan Pendidikan Dalam konsep essensialisme, pendidikan bertujuan untuk meneruskan warisan budaya dan warisan sejarah melalui pengetahuan inti yang terakumulasi dan telah bertahan dalam kurun waktu yang lama. b. Kurikulum Beberapa tokoh aliran esensialisme memandang bahwa kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang berpusat pada mata pelajaran atau subjek matter centered dan berpangkal C Kelebihan dan Kelemahan Aliran Esensialisme Kelebihan: a. esensialisme membantu untuk mengembalikan subject matter ke dalam proses pendidikan, namun tidak mendukung perenialisme bahwa subject matter yang benar adalah realitas abadi yang disajikan dalam buku-buku besar dari peradaban barat. Alirandalam pendidikan klasik lainnya adalah aliran esensialisme yang lebih mengutaman sains daripada humanitas, aliran ini bertujuan dalam mempersiapkan generasi muda dalam dunia kerja dengan pembentukan keterampilan dan kemampuan vocational. Konsep pendidikan dalam aliran ini menekankan kepada saat ini dan yang akan datang. (Nana Syaodih Esensialismeterdiri dari 2 kata, yakni esensi (hakikat, inti, dan dasar) dan esensial (sangat prinsip, sangat berpengaruh, dan sangat peluh). Jadi esensialisme sendiri adalahaliran yang ingin manusia kembali pada kebudayaan-kebudayaan lama. Aliran ini didasarkan nilai-nilai kebudayaan yang telah ada pada awal kebudayaan manusia. Pragmatismeadalah suatu aliran yang mengajarkan bahwa yang benar apa yang membuktikan dirinya sebagai benar dengan perantaraan akibat-akibatnya yang bermanfaat secara praktis.2 Aliran ini bersedia menerima segala sesutau, asal saja hanya membawa akibat praktis. Pengalaman-pengalaman pribadi, kebenaran mistis semua bisa diterima sebagai Mengacupada pengertian liberalisme, adapun kelebihan dan kekurangan liberalisme adalah sebagai berikut: 1. Kelebihan Paham Liberalisme. Adanya keinginan dan inisiatif dari masyarakat untuk berkembang menjadi lebih baik. Setiap orang mendapat hak dan kebebasan yang sama di dalam bermasyarakat. Terjadi persaingan yang positif di dalam masyarakat KELEBIHANDAN KELEMAHAN ALIRAN RASIONALISME. 1. Kelebihan rasionalisme adalah mampu menyusun sistem - sistem kefilsafatan yang berasal dari manusia. Umpamanya logika, yang sejak zaman Aristoteles, kemudian matematika dan kebenaran rasio diuji dengan verifikasi kosistensi logis. Esensialismedan Perenialisme adalah dua jenis filosofi pendidikan yang berpusat pada guru. Esensialisme adalah aliran filsafat yang didasarkan pada paham idealism klasik dan realisme. saling menolong dalam kebaikan; menyadari perbedaan itu adalah kenyataan sebagai sarana untuk mencapai tujuan hidup di dunia dan akhirat; Pendidikan 4P38W1. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. A. Pengertian EsensialismeEsensialisme terdiri dari 2 kata, yakni esensi hakikat, inti, dan dasar dan esensial sangat prinsip, sangat berpengaruh, dan sangat peluh. Jadi esensialisme sendiri adalahaliran yang ingin manusia kembali pada kebudayaan-kebudayaan lama. Aliran ini didasarkan nilai-nilai kebudayaan yang telah ada pada awal kebudayaan manusia. Aliran ini muncul pada zaman prenesence, karena reaksi terhadap simbolisme mutlak dan dokmatis yang terjadi pada abd pertengahan, jadi prenesence yakni pangkal timbul pikir esensialisme. Pendidikan harus memili nilai-nilai kejelasan dan tahan lama, dan nilai-nilai yang jelas. Esensialisme menjadi corak berfikir modern. Titik berat tinjauannya mengenai alam dan dunia fisik, dan pandangannya bersifat spiritual. Jhon batlem menyatakan bahwa alam sebagai tempat juga Mengartikan Aliran Filsafat Pendidikan Esensialisme dalam Kebudayaan LamaAliran ini didasari atas pandangan humanisme karena merupakan rekais hidup yang keduniawian dan materialistik. Tujuannya adalah membentuk seseorang yang bergna dan kompeten, isi dalam pendidikannya yaknikesenian dan segala hal yang mampu membuat seseorang tersebut bergerak. Disiplin, keterampilan, seni, dan sains merupakan pengaturan yang ini dibutuhkan guru yang dewasa pemikirannya, karena guru dalam proses pendidikan dipandang sebagai center for excelence, yang mana dituntut untuk menguasai bidang studi dan sebagai model dan figur yang diteladani oleh peserta didik. Seorang guru harus menguasai materi pengetahuannya, sebab mereka dianggap memegang posisi tertinggi dalam pendidikan melalui sekolah, guru berperan untuk mentransmisikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperlukan oleh peserta didik dalam masyarakat. 1 2 3 4 Lihat Filsafat Selengkapnya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Assalamualaikum Warahmatullahi WabarakatuhPada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Filsafat Pendidikan EsensialismePertama, pengertian esensialismeEsensialisme mempunyai pandangan bahwa pendidikan sebagai pemeliharaan lebudayaan. Aliran filsafat ini ingin kembali kepada kebudayaan lama, warisan sejarah yang telah membuktikan kebaikan-kebaikan bagi kehidupan esensialisme pendidikan harus didasarkan pada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal peradaban manusia, kebudayaan yang mereka wariskan kepada kita hingga sekarang, telah teruji baik kondisi, sejarah maupun lainnya. Kebudayaan yang seperti ini adalah esensi yang mampu pula mengemban hari kini dan masa depan aliran filsafat esensialisme dalam pendidikan yaitu menyampaikan warisan budaya dan sejarah melalui suatu inti pengetahuan yang telah terhimpun, dasar bertahan sepanjang waktu untuk diketahui oleh semua orang. Selain itu juga, tujuan aliran filsafat esensialisme yaitu menyampaikan warisan budaya dan sejarah kepada generasi muda dimana pendidikan harus menanamkan nilai-nilai luhur yang tertata jelas. Kedua, tokoh-tokoh filsafat esensialisme1. William C. BagleyWilliam C. Bagley meyakinkan bahwa fungsi utama pendidikan yaitu dengan menyampaikan warisan budaya yang sudah diterapkan kepada generasi muda atau generasi yang akan datang. Menurut William C. Bagley dalam filsafat esensialisme terdapat 4 point yaitu 1 minat yang kuat dan tahan lama, 2 pengawasan, pengarahan dan bimbingan, 3 mendisiplinkan diri, 4 menawarkan teori yang kuat dan kokoh tentang Frederick BreedFrederick Breed berpendapat bahwa pendidikan esensialisme lebih mementingkan apa yang mendukung seorang siswa untuk belajar seperti disebabkan oleh orang tua karena merupakan faktor pendukung bagi seorang Isac L. KandellIsac L. Kandell menurutnya materi yang disampaikan di sekolah dalam sebuah pendidikan berfungsi sebagai sumber nilai yang stabil untuk mengatur perilaku siswanya bukan penyelesaian masalah siswanya. Karena sebuah materi ada dan diadakan sebagai acuan atau sumber seorang guru agar dapat membuat mengerti, memahamkan siswanya. Ketiga, kelebihan dan kekurangan filsafat esensialismea. Kelebihan - Bahan pelajaran dapat disampaikan secara logis, sistematis, dan Esesialisme berpendapat bahwa perubahan merupakan suatu kenyataan yang tidak dapat diubah dalam kehidupan Kekurangan - Sekolah tidak boleh memengaruhi atau menetapkan kebijakan sosial karena adanya orientasi yang terikat tradisi pada pendidikan sekolah yang dapat mendoktrinasi siswa dan mengenyampingkan kemungkinan Peran guru sangat dominan sebagai seorang yang menguasai lapangan dan merupakan model yang sangat baik untuk ditiru. Sehingga inisiatif dalam pendidikan ditekankan pada guru bukan pada pemaparan tentang "Filsafat Pendidikan Esensialisme" yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Sampai bertemu dikesempatan Warahmatullahi Wabarakatuh Lihat Filsafat Selengkapnya